Kejurnas Tinju Batu Super Fight V Digelar

BATU- Kejuaraan Tinju Open Nasional dan Rookie Fight se Indonesia, Batu Super Fight (BSF) V Tahun 2021 resmi dibuka oleh Asisten 3 Setda Kota Batu, Abdillah Al Kaf. Sebanyak 100 petinju akan meramaikan BSF V ini. Ada 50 partai dengan 17 kategori akan dipertandingkan dalam Kejuaraan Nasional yang banyak diikuti atlet PON Papua.

Hadir pula dalam upacara pembukaan kegiatan ini, Ketua Umum KONI Kota Batu, Drs Mahfud dan Ketua Harian Pertina Jawa Timur, Mikdon Tanaem.

Ketua Harian Pertina Jawa Timur, Mikdon Tanaem memberikan apresiasi terhadap Pertina Kota Batu yang sudah melaksanakan BSF V ini. Pasalnya Kejuaraan Nasional ini sangat bagus untuk pembibitan atlet tinju di Jawa Timur.

“Acara di Kota Batu ini bisa menjadi motivasi bagi kota lain untuk melaksanakan Kejuaraan. Selain bagus untuk pembibitan atlet, kejuaraan seperti ini sangat membantu kita dalam menghadapi Pra PON dan PON yang akan datang,” ujar laki-laki yang akrab dipanggil Nedi ini.

Menurutnya, dalam PON X Papua tahun 2021 lalu, Jawa Timur mengirimkan dua petinjunya dan membawa dua medali perunggu. Ia berharap dalam PON mendatang, Jawa Timur bisa meraih medali lebih banyak lagi.

Sementara itu, Abdillah Al Kaf dalam pembukaan BSF V, membacakan sambutan Wali Kota Batu, Dra Hj Dewanti Rumpoko MSi. Wali kota mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya kejuaraan nasional ini.

“Malang Raya sudah banyak mencetak petinju nasional, saya berharap dari Kota Batu akan muncul petinju nasional lainnya,” ujar Abdillah Al Kaf membacakan sambutan wali kota.

Sementara itu Ketua Pertina Kota Batu, Ismail Ngabalin menjelaskan sebanyak 100 petinju akan meramaikan BSF V ini. Ada 50 partai dengan 17 kategori akan dipertandingkan dalam Kejuaraan Nasional yang banyak diikuti atlet PON Papua.

“Kejurnas ini kita selenggarakan mulai tanggal 10 hingga 14 November 2021 dalam rangka HUT Kota Batu dan memperebutkan Piala Wali Kota Batu,” ujar Ismail Ngabalin. Kejurnas ini akan menghadirkan pertandingan eksebisi tinju wanita. Hal ini untuk mempersiapkan tinju wanita dalam Porprov Jatim tahun 2022 mendatang.

Setidaknya ada enam petinju wanita yang ikut, antara lain, Novita Dwi, Rayya Dhania, Cinta Ngabalin, ICha El Ganador, Fitri dan Louis. “Total dari Kot aBatu kita menurunkan 17 petinju kita, lima diantaranya atlet Puslatkot yang kita siapkan untuk mengikuti Porprov tahun 2022,” ujar Ismail.

Dalam pertandingan setelah upacara pembukaan Randy Ngabalin menang angka atas petinju dari Bandung.

Kejuaraan ini tentu sangat melegakan para petinju, pasalnya kejuaraan nasional ini merupakan even pertama setelah libur selama dua tahun karena Pandemi Covid-19. BSF terakhir dilaksanakan tahun 2017, karena tahun berikutnya ada kejuaraan yang levelnya lebih tinggi digelar, hingga BSF tidak bisa dilaksanakan. (hms)