Kapolres Bersilaturahmi dengan Pengurus IPSI Kota Batu

BATU – Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo SIK MH bersilaturahmi dengan pengurus IPSI Kota Batu dan Perguruan Silat yang ada di Kota Batu.

Silaturahmi yang diikuti Pengurus IPSI Kota Batu dan tujuh Perguruan Pencak Silat yakni Tapak Suci, Pagar Nusa, PSHT, Merpati Putih, Persinas AD, Perisai Diri, Kera Sakti (IKPSI) dan pengurus IPSI Kota Batu dilaksanakan di Oemah Koempol Cafe.

Dalam kesempatan itu Kapolres Batu memperkenalkan diri dan mengajak seluruh Perguruan Silat untuk bersama-sama menjaga kondisi Kota Batu tetap aman dan nyaman.

“Kita semua hidup di Kota Wisata Batu, kalau lingkungannya tidak aman, wisata dan ketenangan masyarakatnya akan terganggu, karena itu mari kita bersinergi bersama-sama menjaga Kota Batu,” kata kapolres.

Dalam kesempatan itu kapolres mengatakan bahwa tidak ada perguruan pencak silat yang memiliki niat jelek dalam mendidik anak didiknya.  Ia menyakini semua perguruan silat memiliki tujuan bagus semua, selaras dengan program Polri yakni Polisi Masyarakat (Polmas), serta bagaimana menjaga diri dan menjaga keamanan lingkungan.

Karena itu kapolres meminta agar para perguruan silat bersinergi untuk bersama-sama menjaga keamanan Kota Batu. Menurutnya kunci dari persatuan yang utama adalah saling mengenal. Dari situ ada kesepahaman sehingga bersama-sama bisa menjaga keamanan Kota Batu.

Sementara itu Ketua IPSI Kota Batu, Muladi memberikan apresiasi kepada Kapolres Batu yang menyelenggarakan silaturahmi dengan perguruan silat.

“Baru kali ini kami diajak komunikasi, ini merupakan satu langkah baru, terima kasih banyak telah memfasilitasi kami,” ujar Muladi.

Ia mengatakan sebagai ketua terpilih pihaknya bersama formatur telah membuat kebijakan untuk menyelaraskan organsasi IPSI bersama perguruan yang ada di dalamnya.

“Semua perguruan pencak silat telah mengirimkan enam perwakilannya untuk ikut dalam kepengurusan IPSI sehingga semuanya bisa terwadahi,”ujar Muladi, Selasa (9/3).

Ia menjelaskan untuk mengembangkan prestasi olah raga pecak silat, IPSI telah membuat berbagai program kegiatan. Sayangnya, program yang telah direncanakan itu sejak tahun 2020 harus dibatasi dengan adanya pandemi.

“Pada tahun 2020 ada penerapan pembatasan kegiatan masyarakat¬† sehingga semua kegiatan dibatasi. Dan IPSI menekankan kepada semua perguruan untuk melakukan latihan di rumah,”jelas Muladi. Artinya, kegiatan latihan bagi para murid pencak silat tidak berhenti sehingga eksistensi cabor ini tetap bisa terjaga. (hms)