BATU- Membakar semangat para atlet Gulat dan Sambo, Ketua Umum KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, Wakil Ketua Umum, Sumadi beserta Tim Monitor dan Evaluasi (Monev) menyambangi Camp Gulat dan Sambo di Rahman Camp, Pakisaji, Kabupaten Malang, Jumat (25/9/2026)
Kedatangan para pengurus KONI Kota Batu ini untuk melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan Puslatkot sekaligus memotivasi para atlet yang sudah menjalani pemusatan latihan sejak bulan Agustus lalu.
“Kami ingin melihat sejauh mana anak-anak kita yang sedang melakukan pelatihan disini. Kenapa anak-anak kita titipkan di sini ? Selain pembinaan bagus. Saya melihat latihan yang disini tidak hanya sekedar atlet dari Malang Raya saja, tapi dari segala penjuru Jawa, sehingga anak-anak punya lawan tanding yang bagus,” ujar Sentot.
Dalam kesempatan itu, Sentot mengucapkan terima kasih kepada Rahman Camp yang sudah membantu atlet Gulat dan Sambo Kota Batu mengikuti pemusatan latihan (Puslatkot) persiapan Porprov Jatim.
“Tetap didampingi para pelatihnya, para atlet kita tidur disini, makan disini, setiap hari berlatih dan beraktivitas disini sambil terus bisa mengikuti pendidikan formal mereka,” ujar Sentot.
Sentot mengungkapkan alas an kenapa para atlet Gulat dan Sambon tinggal di camp, hal ini disebabkan karena Kota Batu masih belum memiliki tempat yang representative untuk berlatih Gulat dan Sambo.
Menyikapi hal ini, KONI Kota Batu tidak bisa tinggal diam, tetap mengambil langkah agar para atlet tetap bisa semangat berlatih menjemput prestasi. Disini (Rahman Camp) para atlet tidak hanya mendapatkan kemampuan olahraganya, namun juga mental dan kedisiplinanya terasah.
Ditempat terpisah, Bima, salah satu atlet mengatakan bahwa latihan di Camp Rahman ini memberikan keuntungan tersendiri bagi atlet. “Latihan di sini lebih enak karena di sini dibina oleh pelatihan profesional, banyak pelatih dari Pelatnas dan peralatannya lengkatp,” ujar atlet peraih medali emas Porprov Jatim tahun 2025 lalu.
Sementara itu Pelatih Gulat Kota Batu, Wahyu Tri Sulistyo Asih menjelaskan bahwa jumlah atlet yang mengikuti Pemusatan Latihan di Rahman Camp berjumlah 13 atlet untuk Gulat dan 7 atlet untuk Cabor Sambo.
“ Sambo awalnya hanya 6 atlet yang masuk Pemusatan Latihan. Tapi barusan aturan baru terkait usia atlet yang berlaga di Porprov, dimana atlet usia 25 tahun masih bisa berlaga, Rizky, atlet kita yang meraih medali emas Porprov tahun 2025, masih bisa berlaga lagi,” ujarnya.
Lebih lanjut Asih menjelaskan bahwa saat ini para atlet sedang menjalani fase latihan teknik, sparing dan dievaluasi oleh para pelatih. (hms)
