BATU – Momen defile Pembukaan Porprov IX Jatim 2025 dimanfaatkan Kontingen Kota Batu untuk mengajak kontingen lain untuk berjalan-jalan ke Kota Batu.
Lewat bentangan spanduk bertuliskan “Ngluyuro nang mbatu rek,” mendapat perhatian undangan, mereka bertepuk tangan saat Kontingen Batu melintas di panggung.
Ka Satgas Kontingen Kota Batu, Sumadi menjelaskan bahwa momen Porprov ini bukan hanya momen untuk meraih prestasi, namun juga mempromosikan wisata Kota Batu, sehingga disela-sela pertandingan atlet, official dan keluarga bisa berjalan-jalan ke Kota Batu.
Upacara pembukaan yang dilaksanakan di Stadion Gajayana Malang ini dihadiri Wali Kota Batu, Nurochman dan Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi.
Sementara Kontingen Kota Batu diwakili oleh Satgas dan Atlet Cricket. Juga ikut serta dalam defile Kang Mas Nimas Kota Batu. Porprov ini dibuka oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Ketua KONI Pusat dan Ketua KONI Jatim, M Nabil.
Upacara pembukaan Porprov IX Jatim berlangsung Mbois Berkelas seperti jargon yang digunakan Kota Malang dalam Porprov. Beragam hiburan ditampilkan mulai dari penampilan band lokal hingga aksi panggung Cak Percil, Gildcoustic, kesenian tradisional, pertunjukkan drone dan pesta kembang api.
Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan sinergi berbagai elemen yang mampu menghadirkan kemegahan budaya Jawa Timur dalam ajang olahraga ini.
“Ini merupakan bukti bahwa olahraga dan budaya dapat berjalan beriringan, menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sejalan dengan misi Empat Sukses Porprov,” ujar Khofifah.
Gubernur Khofifah juga memberikan semangat kepada seluruh kontingen untuk menampilkan performa terbaik dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Sebagai penyemangat, Khofifah turut menciptakan jingle resmi Porprov bertajuk ‘Laga’ .
Di kesempatan yang sama, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, mewakili kepala daerah Malang Raya, turut menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Malang Raya sebagai tuan rumah.
“Ajang ini bukan hanya tentang pembinaan prestasi olahraga, tetapi juga momentum strategis untuk mempererat sinergi antarwilayah dan memperkuat identitas Malang Raya sebagai kawasan unggulan di Jawa Timur dan mendukung visi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan bahwa dengan kolaborasi lintas daerah ini, diharapkan Malang Raya mampu menampilkan wajah terbaiknya dan menjadi tuan rumah yang hangat, ramah, dan profesional. Harapan besar terukir agar Porprov IX Jatim ini menjadi titik temu semangat kebersamaan serta membawa dampak positif bagi pembangunan wilayah dan masyarakat.
“Kami pun berharap Kota Malang dapat meraih Empat Sukses, yakni sukses dalam penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga sukses dalam administrasi pertanggungjawaban,” katanya. (hms)
